Informatika, Teknologi, dan Informasi Umum terbaru yang di ulas secara informatik

Friday, December 7, 2018

Sistem Informasi Akuntansi, Manfaat serta Contohnya

Perkembangan dunia digital lambat laun dapat merubah tatanan sosial dan perilaku masyarakat dalam melakukan aktifitas kehidupan sehari hari guna memenuhi kebutuhan, baik yang berupa atau berbentuk primer maupun skunder. Acap kali dalam memenuhi kebutuhan hal yang dituntut agar menhasilkan suatu metode yang dapat menciptakan keadaan yang lebih efektif dan efisien serta hasil yang didapatkan lebih berkualitas begitu pula dengan waktu yang dihasilkan lebih maksimal. Efisiensi dan keefektifan menjadi salah satu faktor yang melatar belakangi terjadinya perkembangan disetiap bidang, namun hal ini tidak terlepas dari kemampuan dari sumberdaya untuk mengolah suatu sistem agar dapat berjalan sesuai dengan keinginan berdasarkan atas tujuan yang akan dicapai.


A.    PENGERTIAN SISTEM
Berbicara tentang pengertian sistem berikut ini terdapat beberapa para pakar dan ahli yang memberi pengertian atau teori tentang sistem yang sering digunakan sebagai dasar :
1.      Pengertian Sistem Menurut Murdick, R.G, (1991 : 27) Suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau procedure-prosedure/bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.  
2.      Harijono Djojodihardjo, Pengertian sistem adalah gabungan suatu obyek yang mempunyai hubungan baik dari segi fungsi maupun hubungan tiap-tiap ciri-ciri obyek yang dengan keseluruhan menjadi kesatuan yang mempunyai fungsi.
3.      Menurut Jerry Fith Gerald ; sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
4.      R. Fagen dan A. Hall, Sistem adalah kumpulan dari objek yang mempunyai suatu hubungan antara masing-masing obyek termasuk hubungan mengenai sifat-sifat yang mereka miliki
5.      Selain itu pengertian sistem menurut Romney dan Steinbart (2015:3): Sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang saling berhubungan, yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sebagian besar sistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil yang mendukung sistem yang lebih besar. Pengertian sistem menurut Anastasia Diana & Lilis Setiawati (2011:3), Sistem merupakan “serangkaian bagian yang saling tergantung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu”. 
6.      Definisi sistem menurut Mulyadi (2016:5), Sistem adalah “suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan”. 

Namun secara umum sistem  dapat diartikan sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan
B.     CIRI-CIRI SISTEM
Berdasarkan pengertian sistem diatas maka ciri dari suatu sistem menurut Jogianto (2005: 3) adalah sebagai berikut :
1.         Komponen Sistem.
Suatu sistem terdiri atas sejumlah komponen atau unsur yang saling berkaitan satu sama lain dan saling mendukung, dengan kata lain bahwa komponen yang satu dengan yang lainnya saling berkerjasama untuk membentuk satu kesatuan. Didalam komponen tersebut terdapat bagian bagian komponen lain untuk mendukung komponen diatasnya yang disebut dengan sub komponen.
2.           Batasan Sistem (Boundary).
Setiap sistem memiliki bidang dan tugasnya masing-masing antar komponen tidak dalam sistem tidak bersifat ganda, Batasan sistem termasuk daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batasan pada sistem tersebut memungkinkan suatu sistem itu dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan suatu sistem menampilkan ruang lingkup atau scope pada sistem tersebut.
3.           Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan luar sistem yaitu diuar batas dari yang dimiliki oleh sistem yang telah mempengaruhi operasi sistem tersebut. Dalam suatu lingkungan dapat saja bersifat menguntungkan yang seharusnya tetap dijaga dan yang tidak menguntungkan mesti dikendalikan, kalau tak akanmengganggu kelangsungan hidup dari sistem tersebut.
4.           Penghubung Sistem (Interface)
Penghubung sistem adalah media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Lewat penghubung tersebut maka dapat memungkinkan sumber-sumber daya akan mengalir dari subsistem kepada subsistem yang lainnya. Output atau keluaran dari subsistem akan menjadi input atau masukan untuk subsistem yang lainnya lewat penghubung.
5.           Masukan Sistem atau input
Masukan yaitu energi yang dimasukkan pada suatu sistem yang bisa berupa perawatan atau maintenance input dan signal input atua masukan sinyal. Maintenance Input merupakan energi yang dimasukkan supaya sistem bisa berjalan atau beroperasi. Signal input merupakan energi yang telah diproses untuk memperoleh keluaran. Contoh, suatu sistem program komputer merupakan maintenance input sedangkan data yaitu signal input untuk mengolah menjadi informasi.
6.            Keluaran sistem atau output.
Keluaran sistem merupakan hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi output yang bermanfaat dan sisa pembuangan. Contoh, komputer yang menghasilkan panas termasuk sisa pembuangan, sedangkan informasi merupakan keluaran yang dibutuhkan.
7.           Pengolah system
Suatu sistem menjadi suatu bagian pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran. Sistem produksi akan mengolah bahan baku tersebut menjadi bahan jadi. Sistem akuntantsi akan mengolah data menjadi beberapa laporan keuangan.
8.           Sasaran system
Suatu sistem pasti memiliki goal atau tujuan atau sasaran berupa objek. Sasaran dari sistem tersebut sangat menentukan masukan atau input yang dibutuhkan oleh sistem dan keluaran yang akan dihasilkan oleh sistem

C.    JENIS-JENIS SISTEM
Melihat banyaknya jenis sistem dari berberapa sumber maka diambil kesimpulan bahwa jenis sistem pada dasarnya terdiri dari :
1.           Sistem Alami
Yakni sistem yang tercipta dikarenakan adanya sifat alami yang ditimbulkan oleh alam tanpa dapat di rubah dan diciptakan oleh manusia, Sebagai contoh adalah sistem tata surya, sistem sinar matahari, sistem pertumbuhan manusia, sistem tubuh manusia dan lain lain, sedangkan;
2.         Sistem Buatan Manusia
Merupakan sistem yang diciptakan oleh manusia yang bersifat membawa manfaat bagi kehidupan dan aktifitas manusia seperti contoh sistem komputer, sistem informasi Akuntansi, Sistem Informasi Akademik dan lain sebagainya.

D.    PENGERTIAN AKUNTANSI
Berikut beberapa pendapat mengenai pengertian akuntansi menurut para ahli dan secara umum: :
1.      Menurut American Accounting Association dalam Soemarso S.R (2009:3): “mendefinisikan akuntansi sebagai “proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut”.

2.      Menurut James M. Reeve (2013:9) pengertian akuntansi adalah: akuntansi adalah suatu sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas dan kondisi ekonomi perusahaan.

3.      Menurut Romney & Steinbart (2014:11) mengemukakan bahwa: akuntansi adalah proses identifikasi, pengumpulan, dan penyimpanan data serta proses pengembangan, pengukuran, dan komunikasi informasi. Berdasarkan definisi tersebut, akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengolah, mengklasifikasi dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. 

E.     KOMPONEN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Menurut Nugroho Widjajanto dalam buku Sistem Informai Akuntansi (2001:4) menjelaskan bahwa tanpa memandang bentuk perusahaan, suatu system informasi akuntansi selalu terbentuk dari:
1.      Serangkaian formulir yang tercetak, seperti faktur, nota (Voucher), cek dan laporan-laporan yang dipergunakan untuk membangun system akuntansi dan administrasi perkantoran, termasuk berbagai prosedur yang merupakan dasar pembuatan ayat-ayat akuntansi.
2.      Serangkaian buku, baik dalam bentuk fisik berupa kartu-kartu dan buku-buku dalam pengertian harfiah, maupun dalam bentuk format yang hanya terbaca oleh mesin. Buku-buku ini meliputi (journal, books of original entry) maupun buku besar (ledger, subsidiary ledger)
3.      Serangkaian laporan atau pernyataan (statement) seperti saldo, abstraksi buku besar, perhitungan rugi-laba dan neraca
4.      Serangkaian kergiatan klerikal, termasuk operasional pengolahan data elektronik, yang harus dilaksanakan untuk mencatat berbagai informasi akuntansi pada formulir, buku, jurnal, dan buku besar, serta dalam penyusutan laporan dan surat pernyataan.
5.      Penggunaan peralatanklerikal, khususnya komputer, mesin ketik, sarana komunikasi untuk mentransfer data yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan sistem

F.     TUJUAN SISTEM AKUNTANSI
Menurut Mulyadi tujuan sistem akuntansi (2016:15) menyatakan bahwa : 
1.       Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru. 
Dalam perusahaan yang baru berjalan sangat dibutuhkan pengembangan sistem akuntansi. Pada perusahaan dibidang dagang, jasa, manufaktur sangat memerlukan pengembangan sistem akuntansi lengkap, hal ini berguna agar kegiatan perusahaan berjalan dengan lancer
2.       Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada baik mengenai mutu, ketepatan penyajian, maupun struktur informasinya. 
Seringkali sistem akuntansi yang berlaku tidak dapat memenuhi kebutuhan manajemen, mutu, ketepatan penyajian, dan struktur informasi yang terdapat dalam laporan. Hal ini disebabkan oleh perkembangan usaha perusahaan, sehingga dengan sendirinya menuntut sistem akuntansi untuk bisa menghasilkan laporan dengan mutu informasi yang lebih baik dan tepat dalam penyajiannya, dengan struktur informasi yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan perusahaan.
3.       Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (realibility) informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
Akuntansi merupakan pertanggungjawaban kekayaan suatu perusahaan atau organisasi. Dalam hal pengembangan sistem akuntansi selalu digunakan untuk memperbaiki perlindungan terhadap kekayaan perusahaan, sehingga pertanggungjawaban terhadap penggunaan kekayaan organisasi dapat dilaksanakan dengan baik.
4.       Untuk melengkapi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi. 
Dalam hal ini informasi dapat dijadikan sebagai barang ekonomi yang mempunyai banyak manfaat, karena untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan sumber ekonomi lainnya. Jika pengorbanan untuk memperoleh informasi keuangan diperhitungkan lebih besar dari manfaatnya, maka sistem yang sudah ada perlu dirancang kembali untuk mengurangi pengorbanan sumber daya bagi penyedia informasi tersebut.

G.    MANFAAT DAN KEGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
a)      Memperbaiki kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa
Sebagai contoh SIA dapat mengawasi mesin secara otomatis. Operator akan diberitahu jika proses yang berjalan melebihi dan kurang dari batas kualitas yang ditentukan. Hal ini dapat membantu perusahaan mempertahankan kualitas produk. Selain itu juga mengurangi jumlah bahan yang terbuang dan biaya untuk pengerjaan ulang.
b)      Memperbaiki efisiensi
SIA yang dirancang dengan baik dapat membantu Anda memperbaiki efisiensi suatu proses karena dapat memberikan informasi yang lebih tepat waktu. Sebagai contoh, perusahaan yang menggunakan pendekatan produksi just in time membutuhkan informasi yang konstan, akurat dan up to date mengenai persediaan bahan baku mereka.
c)       Memperbaiki pengambilan keputusan
SIA dapat memperbaiki pengambilan keputusan dengan memberikan informasi dengan tepat waktu. Sebagai contoh, perusahaan ritel membuat database lengkap yang berisi informasi lengkap tentang transaksi penjualan setiap harinya. Dengan informasi tersebut, perusahaan dapat menganalisis produk yang banyak dicari, pola barang yang harus dibeli dalam jumlah banyak, dan juga dapat digunakan untuk memperbaiki tata letak barang agar penjualannya meningkat.
d)      Berbagi pengetahuan
SIA yang dirancang dengan baik dapat mempermudah proses sharing atau berbagi pengetahuan dan keahlian. Selanjutnya dapat memperbaiki proses operasional perusahaan, dan bahkan dapat menjadi keunggulan kompetitif perusahaan.

Setelah mengetahui pentingnya sistem informasi akuntansi dan manfaat yang dapat diperolehnya, maka sekarang waktunya Anda melakukan hal tersebut. Anda dapat menggunakan software akuntansi online untuk merancang sistem informasi akuntansi untuk usaha yang sedang dijalankan sekarang. Salah satu software akuntansi yang dapat membantu Anda adalah Jurnal. Dengan menggunakan Jurnal data akuntansi Anda dapat tercatat dengan rapi, tepat, dan up to date. Selain itu, Jurnal juga akan memudahkan Anda karena penggunaannya mudah, aman, dan dapat digunakan dimana saja dan kapan saja.

H.    CONTOH SISTEM INFORMASI AKUNTASI
Berikut berberapa contoh system informasi akuntansi:
1.      E-Accounting 
adalah sebuah Aplikasi akuntansi berbasis web yang digunakan untuk mengelola laporan keuangan sesuai dengan siklus akuntansi seperti Pencatatan, Penggolongan, Pengikhtisaran, dan Pelaporan. Aplikasi ini saya buat menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL. aplikasi ini juga dibuat berdasarkan sebuah referensi buku yang membahas tentang pembuatan software akuntansi menggunakan visual FoxPro 9.
2.      Krishand Ppn 1107/ Withholding Tax
Krishand PPN 1107/Withholding tax merupakan software (perangkat lunak) database yang membantu di dalam mempersiapkan formulir-formulir pajak. Dengan menggunakan software ini,persiapan pelaporan pajak Anda menjadi praktis dan efisien tanpa dipusingkan dengan masalah-masalh seperti salah hitungatau hal-hal sepele lainnya. Dapat juga membantu Anda meanganalisa data yag telah di input.
Modifikasi dapat dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan seperti :
a.       Setting Print Out pada blanko SSP / Faktur Pajak
b.      Impor data penjualan untuk pembuatan Faktur pajak secara otomatis
c.       Impor data Faktur pajak keluaran maupun masukan dari file Excel
d.      Impor data PPh untuk pembuatan bukti
3.      Dea (Dac Easy Accounting), 
Dac Easy Accounting merupakan software (perangkat lunak) komputer untuk akuntansi yang di produksi oleh Sage Software, Inc. Dac Easy accounting merupakan serangkaian modul yang terintegrasi guna mengolah data akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan.
Dengan DacEasy Accounting pengolahan data akuntansi yang manual relatif tidak diperlukan lagi, karena dapat ditangani dengan cepat dan tepat oleh DacEasy Accounting. DacEasy Accounting & Payroll 95 memiliki berbagai keunggulan baik dari segi fungsi, menu dan modul jika dibandingkan versi- versi sebelumnya. Perkembangan DEA dengan sistem operasi windows dimulai pada tahun 1993 (versi 1) dengan nama DacEasy Accounting for Windows. DEA versi 1 diperbaharui dengan mengeluarkan versi 2, disusul kemudian versi 3 yang dikenal dengan sebutan DacEasy Accounting & Payroll 95, kemudian versi 4 yang dikenal dengan DacEasy Accounting & Payroll 97 yang dikeluarkan tahun 1997.
5.       Zahir Accounting
Sama seperti software akuntansi lain pada daftar ini, Zahir Accounting memiliki UI yang user friendly. Fitur yang diberikan juga lengkap, bahkan cenderung paling lengkap dibandingkan dengan yang lain. Kelebihan Zahir Accounting adalah pada faktur dan laporannya yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Selain laporannya, fasilitas dan kapasitas program Zahir juga dapat disesuaikan. Jadi saat membeli software ini anda bisa memilih untuk hanya membeli paket standar dengan tambahan fasilitas tertentu, yang sesuai dengan kebutuhan anda. Selain membuat harganya lebih murah, software juga akan lebih ‘ramping’ karena tidak dibebani fitur-fitur yang tidak berguna untuk anda.
6.       Accurate Accounting, 
Software akuntansi yang memiliki versi bahasa Indonesia, anda bisa menggunakan Accurate Accounting. Dengan tampilan yang mirip MYOB, Accurate cukup user friendly. Kelebihannya form dan laporan dalam Accurate bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna, lalu fitur pajaknya juga support dengan kebijakan di Indonesia. Sitambah lagi dukungannya terhadap multi: currency, user,  departemen, gudang, dan proyek.
7.       iTBrain Indonesia
iTBrain Indonesia adalah program akuntansi yang dibuat oleh programmer Indonesia, artinya merupakan produk dalam negri. Meski bukan hasil produksi dari vendor berskala internasional sepeti MYOB atau software akuntansi lainnya,  dalam hal fitur/ fasilitas penyusunan laporan keuangan dan kemudahan pemakaiannya, iTBrain Indonesia mampu bersaing dengan software akuntansi lainnya.
8.       Easy Accounting System (EAS), 
EAS yang di produksi oleh PT Globel Informasi Fortuna Teknotama, sebuah software akuntansi keuangan dan point of sale (POS) sekaligus software semi-ERP system. Fitur utama  EAS adalah Import Transaksi (Jurnal voucher, Invoice, COA, dan daftar barang) serta e-faktur. EAS cocok untuk anda yang menjalankan bisnis seperti Jasa, Retail, Distribusi, Ekspor Impor, Konstruksi, Developer, Rumah Sakit, manufaktur, atau pendidikan. Kekurangan EAS yaitu tidak didukung web base, selain itu EAS juga hanya bisa dijalankan di OS Windows saja.


Referensi ilmu :
Jogianto HM. 2005.Andi.
Jakarta :